Pernyataan Independensi dan Metodologi
Statement of Independence and Methodology
Aplikasi ini dikembangkan secara mandiri dan bersifat nonkomersial sebagai sarana bantu analisis Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (FSVA), dengan tujuan mendukung pembelajaran, analisis, dan pertukaran pengetahuan di antara praktisi ketahanan pangan.
Aplikasi ini tidak dibuat, dikelola, disponsori, didukung, disahkan, atau secara resmi terafiliasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) maupun instansi pemerintah lainnya.
Metodologi, indikator, formula, pembobotan, klasifikasi, dan ketentuan analisis yang digunakan dalam aplikasi mengacu pada Petunjuk Teknis Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (FSVA) yang diterbitkan oleh Badan Pangan Nasional, termasuk pemutakhiran metodologi yang berlaku pada tahun terkait (Juknis Bapanas 2025/2026).
Aplikasi ini merupakan implementasi perangkat lunak secara independen terhadap metodologi tersebut dan bukan merupakan aplikasi resmi Bapanas.
Tahapan Perhitungan Teknis FSVA:
- Normalisasi Indikator (Skor 0–1): Mengubah data mentah tiap indikator menjadi skor 0 s.d 1. Indikator bernilai negatif (kemiskinan, stunting) dibalik skalanya agar skor 1 selalu merepresentasikan kondisi terbaik.
- Klasifikasi Prioritas Individu (Skala 1–6): Memetakan skor indikator ke dalam 6 kelas prioritas individu berdasarkan batas ambang (threshold) nasional Juknis Bapanas.
- Pembobotan Aspek & Indeks Komposit: Menghitung skor komposit dari penjumlahan hasil kali skor indikator dengan bobot masing-masing aspek (Ketersediaan, Keterjangkauan, Pemanfaatan).
- Penentuan Prioritas Akhir (Prioritas 1–6): Pengelompokan akhir ke dalam 6 kelas prioritas (Prioritas 1–3: Wilayah Rentan Pangan; Prioritas 4–6: Wilayah Tahan Pangan).
Pengguna tetap disarankan merujuk kepada Juknis, peraturan, keputusan, dan/atau dokumen resmi Bapanas yang berlaku sebagai rujukan utama, khususnya apabila hasil analisis digunakan untuk:
- Penyusunan dokumen resmi pemerintah
- Perencanaan kebijakan
- Pengambilan keputusan formal
Perubahan metodologi FSVA oleh Bapanas pada tahun-tahun berikutnya dapat menyebabkan hasil aplikasi berbeda apabila pengguna menggunakan versi metodologi yang berbeda. Oleh karena itu, pengguna bertanggung jawab memastikan versi metodologi dan sumber data yang digunakan sesuai dengan kebutuhan analisis.
Seluruh nama, lambang, logo, dan identitas resmi Badan Pangan Nasional tetap merupakan identitas masing-masing pemiliknya dan tidak digunakan oleh aplikasi ini untuk menyatakan hubungan, endorsement, atau pengesahan resmi.