Indikator FSVA

Petunjuk Indikator Ketahanan Pangan Tingkat Kabupaten/Kota & Provinsi

Penentuan kerentanan dan ketahanan pangan wilayah dianalisis menggunakan indikator spesifik yang terbagi ke dalam 3 aspek pilar ketahanan pangan (Ketersediaan, Keterjangkauan, dan Pemanfaatan Pangan) sesuai Petunjuk Teknis Badan Pangan Nasional.

1111 Indikator FSVA Kab/Kota

Tingkat Desa/Kelurahan

1. Aspek Ketersediaan Pangan (Availability)

  • Rasio ketersediaan pangan pokok (NCPR)
  • Persentase ketersediaan energi terhadap kebutuhan minimal (AKE)
  • Persentase ketersediaan protein hewani terhadap kebutuhan minimal
  • Rasio cadangan pangan pemerintah daerah / lumbung pangan masyarakat

2. Aspek Keterjangkauan Pangan (Accessibility)

  • Persentase penduduk miskin (Desil 1 + Desil 2)
  • Prevalence of Undernourishment (PoU / Proporsi Penduduk Kurang Energi)
  • Koefisien Variasi (CV) harga bahan pangan pokok gabungan

3. Aspek Pemanfaatan Pangan (Utilization)

  • Persentase rumah tangga tanpa akses air bersih
  • Rata-rata lama sekolah perempuan (tingkat pendidikan ibu)
  • Skor Pola Pangan Harapan (PPH) konsumsi masyarakat
  • Prevalensi balita stunting (pendek/sangat pendek)

1212 Indikator FSVA Provinsi

Tingkat Kecamatan

1. Aspek Ketersediaan Pangan (Availability)

  • Rasio ketersediaan pangan pokok per kapita (NCPR)
  • Persentase ketersediaan energi terhadap Angka Kecukupan Energi (AKE)
  • Persentase ketersediaan protein hewani terhadap Angka Kecukupan Protein (AKP)
  • Stok cadangan pangan pemerintah daerah (Provinsi, Kab/Kota, Kecamatan)

2. Aspek Keterjangkauan Pangan (Accessibility)

  • Persentase penduduk di bawah garis kemiskinan
  • Prevalence of Undernourishment (PoU / Proporsi Penduduk Kurang Gizi)
  • Koefisien Variasi (CV) harga bahan pangan pokok utama

3. Aspek Pemanfaatan Pangan (Utilization)

  • Persentase rumah tangga tanpa akses air minum layak
  • Rata-rata lama sekolah perempuan (usia >= 15 tahun)
  • Persentase keamanan pangan segar (%) & keamanan pangan siap saji (%)
  • Skor Pola Pangan Harapan (PPH) konsumsi pangan
  • Prevalensi balita stunting (pendek & sangat pendek)