Tentang FSVA
Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) atau Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan merupakan instrumen penting untuk memetakan kondisi ketahanan dan kerentanan pangan suatu wilayah secara spasial hingga tingkat desa/kelurahan.
Platform ini dibangun sebagai sistem otomasi untuk memproses kalkulasi dan menyajikan visualisasi peta choropleth secara akurat. Metode perhitungan dan klasifikasi prioritas didasarkan secara penuh pada Petunjuk Teknis Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (FSVA) Badan Pangan Nasional Tahun 2025 (Juknis No. 301.2/2025).
FSVA membagi wilayah ke dalam 6 tingkat Prioritas Ketahanan Pangan:
- Prioritas 1 (Sangat Rentan): Wilayah dengan tingkat kerawanan pangan sangat tinggi.
- Prioritas 2 (Rentan): Wilayah dengan kondisi pangan rawan sedang-tinggi.
- Prioritas 3 (Agak Rentan): Wilayah dengan kerentanan pangan tingkat sedang.
- Prioritas 4 (Agak Tahan): Wilayah yang cukup aman dengan kerawanan pangan rendah.
- Prioritas 5 (Tahan): Wilayah dengan kondisi ketahanan pangan yang baik.
- Prioritas 6 (Sangat Tahan): Wilayah dengan ketahanan pangan sangat tinggi dan mandiri.
Dengan adanya pemetaan spasial ini, pemerintah daerah dan pemangku kebijakan dapat mengidentifikasi lokasi intervensi program ketahanan pangan secara lebih presisi dan efisien (target intervensi difokuskan pada desa Prioritas 1-3).